Cara Install Pokemon Go di Android dan iPhone

pokemon-go-compilation_2058.0.0
Pokemon Go yang sedang hits. (Sumber: polygon)

Ah!kamu ke mana aja kalau gak tahu serunya game Pokemon Go. Dalam beberapa hari terakhir perbincangan tentang game Pokemon Go semakin gencar. Pokemon dikenal pertama kali pada era 90-an melalui permainan di Gameboy dan trading cards (permainan kartu) serta film seri. Kini game yang berupa permainan menangkap para monster itu hadir lagi di smartphone berbasis iOS (iPhone) dan Android.

Pokemon Go ini semakin seru karena menggunakan location-based augmented reality yang artinya memasukkan waktu dan lokasi si pemain. Lokasi permainan ini benar-benar ada di sekitar pemain dan sesuai waktu atau kondisi saat itu sehingga menimbulkan kesan seola-olah para monster itu berada di sekitar kita.

Pokemon Go yang dikembangkan oleh Niantic dirilis pada 6 Juli 2016 terbatas hanya untuk wilayah Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru. Lalu bagaimana kita yang di Indonesia atau wilayah lain dapat memainkannya? Semua ada trik-nya untuk bisa memainkan game ini sebelum secara resmi diluncurkan untuk wilayah kita. Ikuti cara-cara berikut ini.

Cara Install Pokemon Go di Ponsel Android

Pertama-tama kita harus memasang setting ponsel kita untuk bisa mengunduh aplikasi di luar Play Store. Caranya, masuk ke Setting – Security dan pasang posisi ON di bagian yang memperbolehkan  mengunduh aplikasi di luar Play Store.

unkownsources-650-80

Setelah itu, kita unduh Pokemon Go Apk file di sini. Tap saja tombol “Download APK” dan pilih “OK” ketika ada peringatan akan mengunduh Pokemon Go di ponsel kita. Setelah file terunduh, geser ke bawah bagian atas ponsel dan tap file tersebut lalu pilih “Install”. Lalu buka aplikasi Pokemon Go yang kini ada di layar ponsel kita. Dengan mendaftar akun menggunakan email atau akun Google kita siap melakukan perburuan monster.

Cara Install Pokemon Go di iPhone

Untuk menginstall Pokemon Go di iPhone caranya agak sedikit berbeda. Pertama-tama kita harus mengubah lokasi melalui Setting dan General. Pilihlah lokasi Amerika Serikat (US), tempat Pokemon Go resmi telah dirilis. Setelah itu, sign out dari Apple ID yang sekarang kita miliki (biasanya untuk lokasi Indonesia). Caranya masuk ke Setting – iTunes & App Store, lalu tap Apple ID dan sign out.

pokegoitunes-650-80

Setelah urusan setting selesai, masuklah ke App Store yang kini telah berubah menjadi App Store versi US. Search Pokemon Go atau cari di bagian free game. Jika App Store kita belum berubah, coba restart iPhone dengan mematikan dan menyalakan kembali.

Setelah menemukan Pokemon Go di App store unduhlah, kita akan diminta memasukkan Apple ID. Pilihlah membuat Apple ID baru, buatlah Apple ID baru dengan memasukkan email baru, bukan email yang kita pakai untuk Apple ID Indonesia. Ikuti saja mengisi nama dan alamat serta hal lain selayaknya membuat Apple ID baru. Tapi, jangan lupa membuat alamat di US. Hal ini bisa kita lakukan dengan googling alamat di AS yang lengkap, termasuk nomor telepon. Atau kalau kita punya teman dan saudara di AS minta saja alamat dan nomor teleponnya. ­čÖé Pilih juga Apple ID kita yang tidak terkait dengan kartu kredit, yakni dengan memilih “None” pada saat di bagian pembayaran.

Setelah pembuatan Apple ID US ini selesai, biasanya diakhiri dengan verifikasi email, masuk lagi ke App Store dan unduh Pokemon Go. Setelah selesai mengunduh dan ada ikon Pokemon Go di layar iPhone, buka dan buatlah akun dengan menggunakan email atau akun Google. OK, kita siap bermain. Selamat mencoba.

Sumber: techradar

Eric Schmidt Ketahuan Pakai iPhone

Eric-Schmidt-iPhone
Eric Schmidt Ketahuan Pakai iPhone.

Ah!kamu jangan gitu dong. Sudah sering kejadian selebriti atau pesohor yang dikontrak jadi “buzzer” produk Android atau platform lain, tetapi nge-twit atau update status di media sosial malah dari iPhone. Sebut saja yang fenomenal adalah Ellen DeGeneres waktu jadi host Oscar dan dikontrak Samsung untuk pakai seri Galaxy terbaru di panggung, tetapi ketika di backstage dia malah pakai iPhone untuk foto-foto selfie dan diunggah ke akun medsosnya.

Alicia Keys yang sempat diangkat jadi Direktur Kreatif oleh BlackBerry ketahuan sehari-hari pakai iPhone untuk update status, bahkan ketika melakukan twit yang isinya memuji keunggulan BlackBerry itu sendiri. Masih banyak lagi deretan pesohor yang melakukan hal yang sama. Mereka mengambil keuntungan dibayar produk tertentu, katakanlah Samsung yang memang rajin meminta endorse selebriti, tetapi sang selebriti tetap menggunakan gadget kesayangan mereka, yakni iPhone.

Baru-baru ini seperti diberitakan oleh OSEN, chairman Google yang notabene pembuat platform Android tertangkap kamera menggunakan iPhone 6 atau 6s saat sedang memotret. Petinggi Google ini tertangkap kamera jelas-jelas sedang menggunakan iPhone saat berada di Korea Selatan menghadiri sebuah event yang diadakan Google. Tidak hanya itu, di kesempatan lain ia juga terlihat mengirim pesan menggunakan iPhone, bukannya memakai ponsel berbasis Android.

Kalau selebriti lain mungkin bisa dimaklumi, tetapi ini adalah petinggi di perusahaan yang jadi pesaing Apple. Oh ya, perlu diketahui Eric Schmidt pernah duduk di dewan direksi Apple sebelum menjabat CEO di Google, sehingga ia pasti sudah kenal dengan kualitas produk Apple. Selain Eric, Vice President Windows Phone-nya Microsoft Joe Belfiore beberapa waktu sebelumnya juga ketahuan selalu melakukan twit menggunakan iPhone. Meskipun saat dikonfirmasi ia beralasan  ingin merasakan apa yang ditawarkan pesaing, tetapi ia telah melakukan hal itu untuk jangka yang panjang.

Ah!kamu… apa artinya itu? Silakan simpulkan sendiri. ­čśÇ

 

Mari Berkaraoke di Hape

Ak!kamu mulai ketagihan. Mungkin kamu sempat lihat postingan sebelumnya yang berisi link lagu coveran yang saya nyanyikan. Hehehe… Dalam beberapa minggu terakhir saya memang senang nyanyi-nyanyi ala karaoke, tapi lewat handphone. Ya, pakai salah satu aplikasi karaoke paling hits saat ini, Sing! Karaoke by Smule yang lebih ngetop disebut smule-an.

Sebetulnya saya sudah punya akun Smule sejak sekitar 2 tahun lalu di iPhone, tapi saat itu belum banyak punya teman. Masih nyanyi-nyanyi duet sama orang dari luar, kebanyakan Amerika. Smule memang pertama kali bikin app ini di iPhone, lalu berkembang ke Android. Oleh karena itu, ada banyak perbedaan fitur untuk versi iOS (iPhone) dan Android. Nanti akan saya ceritakan di bagian belakang.

Kembali ke Smule, di app ini kita bisa nyanyi solo (sendiri), duet, atau group. Ada ribuan lagu yang tersedia untuk kita nyanyikan. Cara untuk gabung sangat mudah. Berikut ini langkah-langkahnya:

  1. Unduh aplikasi Smule Sing! Karaoke lewat Google Play (Android) atau App store (iOS/iPhone).
  2. Buatlah akun, bisa dilakukan via akun Facebook atau membuat akun baru dengan mendaftarkan dengan email baru. Setelah itu, isi username, bio dan foto seperti halnya kita mendaftar di media sosial.
  3. Taraaa… kita sudah siap bernyanyi dengan cara memilih lagu yang ada dalam segmen Songs (ada beberapa kategori lagu), lalu akan muncul pilihan mau bernyanyi solo, duet, atau group. Jika kita pilih salah satu darinya, akan muncul syarat kita harus menjadi anggota VIP dengan membayar langganan. Ada perbedaan biaya antara pengguna Android dan iPhone dalam hal ini. Untuk Android hanya Rp19 ribu per bulan, sedangkan pengguna iPhone harus membayar Rp45 ribu untuk mingguan, Rp149 ribu untuk bulanan, dan hampir Rp500 ribu untuk tahunan. Perbedaan ini pula yang menyebabkan fitur versi iPhone lebih lengkap dibandingkan versi Android.
  4. Save dan share ke media sosial lain seperti Facebook, Twitter, Path, instagram dll.

Perbedaan Sing! Karaoke by Smule versi iPhone dan Android:

  1. Di versi iPhone kita bisa merekam video sambil bernyanyi yang akan muncul saat kita share, baik saat solo maupun duet. Di versi Android hingga saat ini belum tersedia.
  2. Versi iPhone memiliki efek suara lebih banyak, selain yang standar ada di versi lain: Studio, Star, Indie, Grunge. Di versi iPhone ada Super Studio yang memungkinkan kita mengatur reverb, dan tone. Lalu ada juga Super Star.
  3. Di versi iPhone kita bisa mengulang bernanyi bagian tertentu yang baru saja kita nyanyikan dan rasa kurang bagus, jadi tidak harus mengulang sampai selesai satu lagu. Nah, di versi Android kita harus mengulang seluruh lagu.
  4. Di versi iPhone saat bernyanyi kita langsung bisa mengatur efek untuk masuk, tanpa harus menunggu selesai lagu. Di versi Android harus menunggu sampai satu lagu selesai dan mereviewnya.
  5. Suara hasil rekaman (recording) di versi iPhone terdengar lebih jernih dan meredam suara-suara di sekitar (entah ini pengaruh earpod iPhone atau memang di-setting dari aplikasinya).

OK, versi apa pun yang kita gunakan, sebetulnya yang penting kita happy bernyanyi-nyanyi sendiri, duet dengan teman atau bahkan dengan penyanyi aslinya. Ya, dalam setiap periode selalu ada penyanyi baru membawakan lagu baru mereka yang mengajak kita berduet. Kalau berani terima tantangan ini, tentu saja akan seru apalagi biasanya disertai video si artis yang bersanding dengan pengguna Smule yang gabung berduet. ­čśÇ