Akhirnya Berlari Lagi

Maaf fotonya agak goyang karena sambil berlari.

Tiga purnama terlewati tanpa berlari. Terakhir lari adalah saat mengikuti Kediri Half Marathon pada 15 Maret 2020, lalu sempat latihan seminggu kemudian di GBK. Setelah itu vakum, gak pakai kliner. Hahaha…

Sebetulnya sudah ingin memulai lari lagi awal bulan Juni ini, tetapi kebelumsiapan ditambah kemalasan menjadikan rencana tersebut tertunda terus. Hingga akhirnya hari ini baru terlaksana.

Alasan memulai lari lagi, selain ingin menjalani olah raga rutin, juga karena saya telah mendaftar virtual run Star Wars yang akan dimulai 15 Juni. Saya harus berlari sejauh 40km kumulatif hingga 30 September 2020. Event ini seharusnya dimulai 5 Mei 2020 lalu. Akan tetapi, mengingat adanya kebijakan PSBB di beberapa tempat penyelenggara akhirnya mengundur sampai 15 Juni dengan rentang waktu yang lebih panjang.

Lari hari ini anggap saja sebagai persiapan. Awalnya saya hanya akan jalan kaki sebagai langkah awal untuk memulai, tetapi karena merasa fit jalan kaki berubah jadi jogging hingga akhir. Lumayan saya dapat berlari lebih dari 30 menit dengan jarak 4km lebih atau pace-nya jadi sekitar 8.4.

Yang penting dalam berlari atau latihan begini kita melakukan peregangan pada awal dan akhir latihan. Lalu dapat membaca kekuatan tubuh sendiri, terutama heart rate dan napas. Meskipun ada jam tangan sport yang mampu mengukur detak jantung, kemampuan membaca tubuh sendiri akan lebih baik atau lebih akurat. Yang penting tidak ngoyo. Ukuran paling sederhana saat berlari yang sering saya terapkan adalah masih bisa ngomong atau kalau larinya sendiri masih bisa bersenandung. Hehehe…

Kita kan berlari bukan untuk prestasi. Saat ikut race pun bukan untuk mengejar podium, lebih untuk menjaga semangat agar tetap senang berlari. Berlari bersama-sama dalam satu race apalagi bersama teman-teman kita akan merasakan energi yang tinggi. Berlari kalau bagi saya seperti melakukan yoga, yaitu membaca tubuh sendiri. Jangan sampai kita memaksakan yang akhirnya menyiksa atau menyakiti diri yang bisa berakibat fatal.

Yuk kita mulai lagi hidup sehat dengan berolah raga secara rutin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s