Masa Kecil yang Indah

Jelas ini bukan foto masa kecil saya. Hanya sebagai ilustrasi. (Sumber: activeforlife.com)

Terkenang masa-masa kecilku

Apa yang ku minta selalu saja ada

Senangnya aku selalu dimanja

Dari Mama dari Papa cium pipiku dulu

Itu cuplikan lirik lagu Elfa’s Singers – Masa Kecilku yang ngetop tahun 80-an yang kemudian dinyanyikan ulang oleh Payung Teduh zaman sekarang. Lagu yang indah, paduan suara yang juga merdu. Menggambarkan kenangan masa kecil yang indah dan menyenangkan.

Masa kecil saya di sebuah kota pesisir pantai Utara Jawa Timur memang tidak semenyenangkan kisah dalam lirik lagu tersebut. Di situ kan pengen apa saja selalu dipenuhi, seperti minta sepeda dan boneka. Sementara pada masa kecil saya, saya masih ingat minta dibelikan sepeda mini saja tidak pernah dituruti. Saat itu memang sedih, tetapi waktu beranjak mulai remaja saya menyadari bahwa orang tua saya bukan keluarga mampu. Akan tetapi, kami selalu mempunyai cara sendiri untuk senang dan bahagia.

Saya tidak pernag memiliki sepeda sendiri. Saya belajar mengemudi sepeda menggunakan sepeda besar atau sepeda dewasa milik bapak saya yang kini sering disebut sepeda onta. Masih ingat belajar sepeda dengan pantat belum sampai ke sadel atau dudukan sepeda. Jadinya seru banget. Awalnya bisa naik sepeda dengan cara tidak duduk di sadel dengan pantat miring ke kiri atau ke kanan. Lalu seiring bertambah besar lama-lama sudah bisa duduk di sadel, tetapi kaki masih berusaha menggapai-gapai pedal. Lama-lama akhirnya bisa bersepeda dengan posisi duduk sempurna.

Keinginan punya sepeda ini sampai saya bela-belain ikut kuis di majalah anak-anak Ananda atau Tom Tom yang sering memberi hadiah sepeda untuk pemenang utama salah satu kuis yang ada di majalah tersebut. Saya masih ingat bentuk sepeda mini tersebut dengan kedua ujung stangnya ada rumbai-rumbai. Ugh… membayangkan memiliki sepeda tersebut rasanya sudah senang sekali.

Beberapa kali ikut kuis di majalah anak-anak tersebut tidak juga membuahkan hasil memenangi sepeda hingga akhirnya tinggal jadi impian dan harapan yang tidak pernah terwujud. Sudah cukup senang naik sepeda onta atau jengki (yang agak kecilan) milik kakak saya atau pinjam punya tetangga.

Lalu boneka? Tentu saja, saya tidak meminta boneka ke orang tua. Hahaha… Tetapi, saya masih ingat dulu sering membuat orang-orangan atau wayang dari daun singkong. Kalau tidak salah menggunakan beberapa tangkai daun singkong, yang dibentuk kepala, dua tangan dan tubuh. Boneka daun singkong itu bisa digerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan mirip wayang golek.

Bermain orang-orangan atau wayang daun singkong itu saja sudah cukup membahagiakan kami anak-anak kampung. Kami mengarang cerita dan memainkan orang-orangan tersebut dengan penuh rasa suka cita.

Kami juga bermain mobil-mobilan. Anak-anak zaman dulu bisa dibilang kreatif. Kami biasanya membuat mobil-mobilan sendiri dari kertas karton bekas bungkus rokok atau kotak-kotak bekas. Kami menggunting dan mengelem kertas-kertas itu menyerupai body mobil. Roda-rodanya terbuat dari kayu yang dibentuk lingkaran dan dilapisi karet. Saya masih ingat ada tetangga saya yang saat itu sudah lebih besar. Dia pintar sekali membuat mobil-mobilan dari kertas yang mirip aslinya. Dia bentuk seperti truk atau bus, lengkap di dalamnya ada sopir dan penumpang.

Kami menarik mobil-mobilan kertas itu dengan tali berkeliling kampung. Permainan itu sudah sungguh menyenangkan kami. Rasanya seperti melakukan road trip. Hahaha…

Selain bermain menggunakan mainan buatan sendiri, ada banyak permainan yang kami lakukan di halaman seperti gobag sodor, betengan, patil lele atau benthik, sunda manda, dan masih banyak lagi. Kapan-kapan nanti kita bercerita tentang permainan-permainan ini.

Masa kecil memang selalu indah untuk dikenang meskipun dengan segala keterbatasan.

Bagaimana dengan kenangan masa kecil, teman-teman?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s