Talak 3: Film Sitkom yang Lengkap

Foto-Set-Film-Talak-Tiga
Tiga tokoh sentral ini berperan asyik di film Talak 3. (Sumber: seleb.co.id)

Ah!kamu nonton deh film ini. Sejak awal Februari 2016 film Talak 3 dapat kita nikmati di bioskop. Film yang disutradarai oleh Ismail Basbeth dan Hanung Bramantyo ini dijamin akan membuat kamu ngakak sekaligus terharu biru. Ini adalah ramuan film sit-com atau komedi situasi yang lengkap.

Lengkap gimana? Komedinya gak lebay dan gak garing. Pemerannya juga bermain wajar dan asyik. Nama Vino G. Bastian dan Reza Rahadian layak jadi jaminan kualitas akting. Ditambah Laudya Cintha Bella yang mampu mengimbangi permainan kedua aktor ini. Jalinan dan alur cerita juga mengalir lancar dan masih masuk akal, masih wajar meskipun terkadang tidak terduga.

Film dibuka dengan adegan Bagas (Vino G. Bastian) yang ngebut naik ojek berniat rujuk kembali dengan istrinya, Risa (Laudya Cintha Bella) yang telah ia talak tiga. Adegan pembuka yang kocak ini berlanjut ke adegan kocak lainnya di sepanjang film. Kondisi talak tiga pasutri ini diikuti dengan kebangkrutan mereka secara finansial. Hal itu memaksa mereka untuk mengambil proyek bernilai besar yang mengharuskan mereka rujuk kembali.

Dalam Islam pasutri yang berada dalam kondisi talak 3 jika ingin nikah kembali, sang istri harus dinikahi dulu oleh lelaki lain lalu diceraikan lagi. Syarat yang menurut mereka agak aneh ini memaksa mereka mencari cara dalam waktu secepatnya mengejar target proyek yang akan dikerjakan. Mereka terpaksa memakai cara-cara “belakang” yang dibantu oleh pejabat KUA, Jonur dan Hasmi. Upaya nakal kedua pejabat itu terhambat oleh pegawai baru, Basuki, yang jujur dan anti korupsi.

Setelah upaya-upaya curang ini selalu mengalami kegagalan, tiba-tiba mereka menemukan sosok yang cocok dijadikan suami kontrak bagi Risa, yakni sahabat pasutri ini sendiri, Bimo (Reza Rahadian). Akan berjalan lancarkah rencana mereka untuk rujuk kembali? Sandungan dan masalah ternyata masih belum berhenti menghalangi mereka, justru makin meruncing. Di sinilah kekocakan bercampur aduk dengan keharuan mewarnai separuh akhir film.

Selain adegan kocak, seperti ciri khasnya Hanung juga menampilkan angle gambar-gambar indah di film yang berlokasi di Yogyakarta ini. Lagu-lagu yang menjadi soundtrack film yang skenarionya ditulis oleh Salman Aristo dan Bagus Bramanti ini terasa pas membawa suasana. Kehadiran komedian Cak Lontong, Marwoto, Dodit Mulyanto, dan Hasmi Gundala cukup menyegarkan. Hadirnya seniman Hasmi yang terkenal dengan komiknya Gundala Putra Petir jadi gimmick tersendiri. Kalau kamu jeli, setiap scene yang menampilkan Hasmi selalu ada gambar tokoh superhero lokal karyanya tersebut.

Di tengah banyaknya film Indonesia bertema horor dan komedi slapstik, film Talak 3 ini menjadi tontonan yang segar dan tidak norak. *Wajib Tonton*

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s