Kurangi Beban Biaya Tidak Perlu

uang-receh-makin-langka
Receh demi receh bisa jadi miliaran. Sumber: merdeka.com

Ah!kamu jangan boros deh. Kali ini mari kita ngomongin itung-itungan penghematan. Penghematan ya, bukan pengiritan, apalagi pengeretan. Hehehehe… Kalau pakai istilah penghematan terdengar unsur positifnya, sedangkan kata pengiritan sepertinya ada unsur menyedihkan di sana. #persepsi

Langsung pada pokok masalahnya. Begini, ketika kita menarik uang dari ATM seringkali kita menarik di ATM milik bank yang bukan bank tempat kita menabung. Bisa jadi terpaksa karena tidak ada ATM lain di sekitar atau kadang kita malas mencari-cari. Nah, setiap kita menarik uang di ATM lain seperti itu biasanya kita kena biaya sekitar Rp5.000,00 hingga Rp7.500,00.

Mungkin kita tidak merasa rugi dengan jumlah uang segitu, mengingat biaya lain yang harus kita bayar kalau kita cari ATM bank kita seperti biaya transport, parkir dan lainnya. OK-lah kalau menganggap segitu tidak besar, tetapi kalau kita sering melakukannya, coba hitung sendiri berapa biaya yang telah kita keluarkan.

Misalnya, dalam seminggu kita melakukan 2x penarikan seperti itu, berarti biaya yang telah kita keluarkan adalah Rp15.000,00. Kalau sebulan berarti Rp60.000,00 dan setahun berarti 12 x Rp60.000,00 = Rp720.000,00. Wah, lumayan juga kan. Padahal mungkin pendapatan bunga yang kita peroleh dari tabungan tidak sebesar itu, yang berarti tekor dong!

Selain penarikan uang di ATM yang bukan milik bank tabungan kita, transfer ke rekening bank lain yang berbeda juga menimbulkan biaya transfer yang kurang lebih sama. Jika hal itu sering kita lakukan, semakin besar pula biaya yang kita keluarkan.

Kita sering melakukan pentransferan seperti ini, misalnya saat belanja online. Seringkali rekening bank penjual tidak sama dengan rekening kita. Coba setiap kali berbelanja tanyakan rekening lain yang sama dengan rekening kita.

Nah, untuk mencegah pengeluaran yang bisa kita hemat tersebut sebaiknya kita melakukan hal berikut:

  1. Hindari atau kurangi menarik uang di ATM yang bukan milik bank tempat kita menabung, kecuali kondisi darurat dan sangat terpaksa.
  2. Untuk kebutuhan sehari-hari sebaiknya ambil uang dalam periode yang agak panjang, misalnya untuk kebutuhan seminggu sehingga tidak terlalu sering ambil uang di ATM.
  3. Usahakan melakukan transfer ke rekening bank yang sama dengan bank milik kita saat melakukan belanja online atau kebutuhan lain.
  4. Saat menentukan bank untuk tabungan yang akan kita pakai untuk menampung dana kebutuhan sehari-hari sebaiknya pilihlah bank yang memiliki jaringan ATM banyak dan tersebar di banyak tempat.

Dengan melakukan penghematan seperti ini mungkin dalam setahun kita bisa mencegah pengeluaran sia-sia hingga 1-2 juta rupiah. Lumayan kan?

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s